hello
hello hello ! aku punya cerpen baru nih untuk kalian semua, cerpen ini cocok
banget buat kalian semua yang cintanya gak tiba di hati kalian.
Ayooooooooks!
Mari nyok baca ceritanya. Chekkidooot…….
Cinta
yang tak kunjung tiba
Hay!
Namaku Dealova, biasanya aku dipanggil Dea. Aku bersekolah di SMP Favorit.
Eits! Ingat sekolah jadi ingat sesuatu nih. Aku pernah menyukai lelaki tampan
di sekolahku tapi bukan sekedar menyukai begitu aja, aku juga jatuh cinta
padanya. Dia selalu berpenampilan sleke, dekil, pemalas, liged dan lainnya
deeh, bahkan Dia sering kena panggil guru gara-gara masalah yang Dia lakukan.
Andaikan aja Dia itu gak seperti itu dijamin banyak banget yang menyukainya. Oh
iya, hampir lupa nih! Namanya Akbar.
Beberapa bulan setelah aku mengenalnya
lebih dekat, Akbar itu anaknya asyik sih kalo di ajak ngobrol, nyambung banget
dengan aku. Disaat aku sedang ingin mengenalnya lebih jauh lagi, aku mendengar
kabar kalau Dia jaDian sama gadis lain. Itulah disaat pertama bahawa aku merasa
sudah tidak punya harapan lagi untuk memilikinya. Eh, gak tau kenapa beberapa
hari setelah Dia jaDian sama cewek itu sebut aja inisialnya “C” aku malah makin
kesem-sem sama Dia, hati aku berkata “ Menyerah bukanlah sifatmu Dea, kejar
terus yang kamu impikan”. Dari perkataan itu makin semangat aku untuk mengenal Dia
lebih jauh lagi.
Setelah Dia putus nyambung dengan “C”,
yang akhirnya benar-benar putus. Aku merasa senang banget karena masih punya
kesempatan untuk memilikinya. Eits! Tapi ada sedihnya juga nih, kita gak boleh
tertawa Diatas kesedihan orang lain. Gak tau deh ya gimana caranya, yang jelas
ketika aku dengar berita itu perasaan aku langsung campur aduk, antara sedih
iya dan senang pun iya. Sampai saat itu juga aku masih berusaha untuk
menyadarkan Dia gimana perasaan aku ke Dia. Hanya beberapa teman aku yang tau
hal ini. Bahkan ada temanku yang berbicara begini :
“Dea, tembak aja Dia daripada kamu
menunggu kesadaran dari Dia? Kan itu lama sekali Dea.” kata Wita temanku.
“Gak ah Wit, kan gak lucu banget kalo
Dea duluan yang nembak Dia. Lagipun Dea kan cewek, masa cewek nembak cowok
sih.” kataku dengan penjelasan.
“Kalo difikir-fikir iya juga sih. Jadi
kamu mau sampai kapan menunggu Dia?” tanyanya padaku.
“Gak tau pasti sampai kapan Wit.
Kayaknya sih sampai aku bisa melupakan Dia dan menggantikan dirinya dengan
lelaki yang lain dan yang lebih perfect pastinya.” jelasku.
“ Oh, semangat ya Dea.” Kata Wita
(bergegas pergi meninggalkan aku)
Sebenarnya aku malu banget sih
dibilang begitu, ntar takutnya dibilang terlalu berharap sama cowok yang gak
tau perasaanku sebenarnya. Beberapa minggu putus dari “C”, si cowok malah dapat
yang baru lagi nih yang jelas bukan aku. Sebut saja inisialnya “M”. Semenjak Dia
jaDian sama “M” perasaan aku ke Dia semakin kuat, tapi aku tetap berusaha untuk
melupakan Dia. Karena mungkin Dia memang tidak pantas untuk aku. Ketika itu,
aku berusaha untuk melupakan orang yang tidak menyukai diriku dan tidak
mengerti gimana perasaanku yang sebenarnya ke Dia. Tapi sebenarnya aku bukan
menyerah, tetapi aku tidak ingin tersakiti hanya karena Dia yang tiak
mengetahui perasaanku sesungguhnya kepada Dia. Dan aku harus punya tekad yang
kuat untuk mencari cowok yang lain, karena cowok di dunia ini bukan hanya Dia
saja dan bukan juga hanya Dia yang paling perfect di dunia ini. 1 tekad yang
kuat tertanam dihatiku “Dea harus bisa mencari yang lain, yang lebih perfect
dari Dia (mencoba MOVE ON)”.
Terima
Kasih ya sudah sudi kiranya (gilee beneer kata-katanya) telah mau membaca
cerpen yang satu ini. Demikian ya ceritanya, jika ceritanya agak ngawur, gak
nyambung, kata-katanya terbelit-belit, dan lain sebagainya maafkan aja ya kalau
gak mau dimaafkan pun harap dimaklumi saja yaaw. Sekian duluu yaa dari saya,
lain kali saya akan mengisi entri ini dengan karya saya yang lebih bagus, lebih
keren, de el el yee. Bye Bye Bye (ღ˘◡˘ღ)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar