Rabu, 16 Mei 2012

Cinta yang tak kunjung tiba ❤


hello hello hello ! aku punya cerpen baru nih untuk kalian semua, cerpen ini cocok banget buat kalian semua yang cintanya gak tiba di hati kalian.
Ayooooooooks! Mari nyok baca ceritanya. Chekkidooot…….

Cinta yang tak kunjung tiba

                Hay! Namaku Dealova, biasanya aku dipanggil Dea. Aku bersekolah di SMP Favorit. Eits! Ingat sekolah jadi ingat sesuatu nih. Aku pernah menyukai lelaki tampan di sekolahku tapi bukan sekedar menyukai begitu aja, aku juga jatuh cinta padanya. Dia selalu berpenampilan sleke, dekil, pemalas, liged dan lainnya deeh, bahkan Dia sering kena panggil guru gara-gara masalah yang Dia lakukan. Andaikan aja Dia itu gak seperti itu dijamin banyak banget yang menyukainya. Oh iya, hampir lupa nih! Namanya Akbar.
          Beberapa bulan setelah aku mengenalnya lebih dekat, Akbar itu anaknya asyik sih kalo di ajak ngobrol, nyambung banget dengan aku. Disaat aku sedang ingin mengenalnya lebih jauh lagi, aku mendengar kabar kalau Dia jaDian sama gadis lain. Itulah disaat pertama bahawa aku merasa sudah tidak punya harapan lagi untuk memilikinya. Eh, gak tau kenapa beberapa hari setelah Dia jaDian sama cewek itu sebut aja inisialnya “C” aku malah makin kesem-sem sama Dia, hati aku berkata “ Menyerah bukanlah sifatmu Dea, kejar terus yang kamu impikan”. Dari perkataan itu makin semangat aku untuk mengenal Dia lebih jauh lagi.
          Setelah Dia putus nyambung dengan “C”, yang akhirnya benar-benar putus. Aku merasa senang banget karena masih punya kesempatan untuk memilikinya. Eits! Tapi ada sedihnya juga nih, kita gak boleh tertawa Diatas kesedihan orang lain. Gak tau deh ya gimana caranya, yang jelas ketika aku dengar berita itu perasaan aku langsung campur aduk, antara sedih iya dan senang pun iya. Sampai saat itu juga aku masih berusaha untuk menyadarkan Dia gimana perasaan aku ke Dia. Hanya beberapa teman aku yang tau hal ini. Bahkan ada temanku yang berbicara begini :
          “Dea, tembak aja Dia daripada kamu menunggu kesadaran dari Dia? Kan itu lama sekali Dea.” kata Wita temanku.
          “Gak ah Wit, kan gak lucu banget kalo Dea duluan yang nembak Dia. Lagipun Dea kan cewek, masa cewek nembak cowok sih.” kataku dengan penjelasan.
          “Kalo difikir-fikir iya juga sih. Jadi kamu mau sampai kapan menunggu Dia?” tanyanya padaku.
          “Gak tau pasti sampai kapan Wit. Kayaknya sih sampai aku bisa melupakan Dia dan menggantikan dirinya dengan lelaki yang lain dan yang lebih perfect pastinya.” jelasku.
          “ Oh, semangat ya Dea.” Kata Wita (bergegas pergi meninggalkan aku)
          Sebenarnya aku malu banget sih dibilang begitu, ntar takutnya dibilang terlalu berharap sama cowok yang gak tau perasaanku sebenarnya. Beberapa minggu putus dari “C”, si cowok malah dapat yang baru lagi nih yang jelas bukan aku. Sebut saja inisialnya “M”. Semenjak Dia jaDian sama “M” perasaan aku ke Dia semakin kuat, tapi aku tetap berusaha untuk melupakan Dia. Karena mungkin Dia memang tidak pantas untuk aku. Ketika itu, aku berusaha untuk melupakan orang yang tidak menyukai diriku dan tidak mengerti gimana perasaanku yang sebenarnya ke Dia. Tapi sebenarnya aku bukan menyerah, tetapi aku tidak ingin tersakiti hanya karena Dia yang tiak mengetahui perasaanku sesungguhnya kepada Dia. Dan aku harus punya tekad yang kuat untuk mencari cowok yang lain, karena cowok di dunia ini bukan hanya Dia saja dan bukan juga hanya Dia yang paling perfect di dunia ini. 1 tekad yang kuat tertanam dihatiku “Dea harus bisa mencari yang lain, yang lebih perfect dari Dia (mencoba MOVE ON)”.


Terima Kasih ya sudah sudi kiranya (gilee beneer kata-katanya) telah mau membaca cerpen yang satu ini. Demikian ya ceritanya, jika ceritanya agak ngawur, gak nyambung, kata-katanya terbelit-belit, dan lain sebagainya maafkan aja ya kalau gak mau dimaafkan pun harap dimaklumi saja yaaw. Sekian duluu yaa dari saya, lain kali saya akan mengisi entri ini dengan karya saya yang lebih bagus, lebih keren, de el el yee. Bye Bye Bye (˘˘)